BAB 3 MEMAHAMI JARINGAN NIRKABEL

 SEJARAH JARINGAN NIRKABEL 

Sejarah jaringan nirkabel dimulai pada abad ke-19 dengan penemuan telegraf nirkabel dan elektromagnetismeTeknologi nirkabel berkembang pesat dan telah mengubah cara manusia berinteraksi, belajar, bekerja, dan hidup. 
Berikut adalah beberapa tonggak sejarah jaringan nirkabel:
  • Telegrafi radioPada abad ke-19, manusia mulai mengirimkan kode Morse melalui udara. 
  • Telegraf nirkabel Guglielmo MarconiPada tahun 1894, Guglielmo Marconi mengembangkan sistem telegraf nirkabel yang menggunakan gelombang radio. 
  • Teori elektromagnetik James Clerk MaxwellPada tahun 1865, James Clerk Maxwell mengemukakan teori elektromagnetik yang membuka jalan bagi perkembangan teknologi nirkabel. 
  • ALOHAnetPada tahun 1971, Norman Abramson mengembangkan ALOHAnet di Universitas Hawaii. ALOHAnet merupakan komputer pertama di dunia jaringan komunikasi yang menggunakan sinyal frekuensi sangat tinggi. 
  • Standar 802.11 IEEEPada tahun 1991, Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) merilis standar 802.11 yang menjadi pondasi untuk pengembangan teknologi Wi-Fi. 
  • Wi-FiWi-Fi mulai populer di kalangan masyarakat pada awal tahun 2000-an. 

A. STANDAR JARINGAN NIRKABEL

Berikut penjelasan dan daftar standar WiFi dari tahun ke tahun.

IEEE 802.11

IEEE 802.11 adalah standar yang dibuat pada tahun 1997. WiFi dengan standar ini mendukung kecepatan maksimum sampai 54 megabit per detik (Mbps). Saat blog ini dirilis standar ini sudah tidak digunakan dan tidak lagi mendukung perangkat yang ada saat ini.

IEEE 802.11a

IEEE 802.11a adalah penerus dari 802.11 yang dibuat pada tahun 1999 berjalan pada pita frekuensi 5 GHz dan 2.4 GHz. Kecepatan yang di tawarkan masih pada maksimum 54 Mbps. Namun standar ini masih memiliki sedikit kekurangan, yaitu pada frekuensi 5 GHz jangkauannya WiFi sering kurang optimal karena kesulitan menangani objek yang menghalangi jalur sinyal.

IEEE 802.11b

Standar WiFi ini juga dibuat pada tahun 1999 dengan menggunakan pita frekuensi 2.4 GHz. Namun standar ini hanya menawarkan kecepatan maksimum 11 Mbps.

IEEE 802.11g

IEEE 802.11g dibuat pada tahun 2003 dan menggunakan pita frekuensi 2.4 GHz. Meski memakai pita frekuensi tersebut, standar WiFi ini mampu menunjang kecepatan data sampai 54 Mbps alih-alih hanya 11 Mbps seperti 802.11b.

IEEE 802.11n

IEEE 802.11n diperkenalkan pada tahun 2009 dan menggunakan pita frekuensi 2.4 GHz serta 5 Ghz. Standar wiFi ini juga mendukung penggunaan multi-channel, di mana setiap channelnya menawarkan kecepatan data maksimum 150 Mbps.

IEEE 802.11ac

IEEE 802.11ac merupakan standar WiFi yang banyak ditemukan saat ini. Standar ini dibuat pada tahun 2014 dengan kecepatan data maksimum hingga 1.300 Mbps. Standar 802.11ac juga mendukung MU-MIMO, yaitu saluran siaran WiFi tambahan untuk frekuensi 5 GHz dan dukungan lebih banyak antena untuk satu router

IEEE 802.11ax

IEEE 802.11ax merupakan standar WiFi yang dirilis pada 2019. Standar ini menetapkan WiFi yang menawarkan kecepatan data sampai 10 Gbps atau 30 - 40 persen lebih cepat dibanding 802.11ac. Selain itu, standar 802.11ax juga akan meningkatkan kapasitas jaringan, MU-MIMO yang ditingkatkan serta memungkinkan transfer data yang lebih simultan.

IEEE 802.11be

IEEE 802.11be konon akan menjadi standar WiFi selanjutnya setelah 802.11ax. Spesifikasi untuk standar WiFi ini sendiri belum sepenuhnya tuntas. Namun berdasarkan dokumen IEEE Xplore, IEEE 802.11be menjanjikan bandwidth dua kali lipat dengan kecepatan sampai 40 Gbps.

Standar WiFi versi WiFi 

B. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI JAR. NIRKABEL

Perkembangan teknologi jaringan nirkabel dimulai dari penemuan komunikasi radio oleh Guglielmo Marconi pada akhir abad ke-19Teknologi ini terus berkembang hingga saat ini, dengan munculnya generasi-generasi baru. 
Berikut adalah perkembangan teknologi jaringan nirkabel:
  • Generasi pertama (1G)
    Teknologi nirkabel generasi pertama menggunakan sistem analog dengan kecepatan rendah dan suara sebagai objek utama. Contohnya adalah NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). 
  • Generasi kedua
    Teknologi nirkabel generasi kedua menggunakan format digital dengan kecepatan rendah hingga menengah. Contohnya adalah GSM dan CDMA2000 1xRTT. 
  • Generasi ketiga
    Teknologi nirkabel generasi ketiga menggunakan format digital dengan kecepatan tinggi. Contohnya adalah W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO. 
  • Generasi keempat (4G)
    Teknologi nirkabel generasi keempat merupakan pengembangan dari teknologi 3G. 
  • Generasi kelima (5G)
    Teknologi nirkabel generasi kelima merupakan lanjutan dari teknologi 4G. Teknologi ini memiliki kecepatan yang cukup tinggi. 
Teknologi nirkabel memungkinkan perangkat untuk saling terhubung tanpa menggunakan kabel. Teknologi ini telah membawa banyak manfaat, seperti kemudahan akses, portabilitas, dan fleksibilitas. 

C. STANDAR WIFI

Standar Wi-Fi adalah protokol yang mengatur jaringan nirkabel Wi-FiStandar Wi-Fi terus berkembang untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi jaringan. 
Beberapa standar Wi-Fi yang umum digunakan adalah:
  • Wi-Fi 6 (802.11ax)Standar ini memiliki kecepatan data hingga 10 Gbps, yang lebih cepat 30–40% dari Wi-Fi 5. Wi-Fi 6 juga memiliki kapasitas yang lebih besar, karena bisa mendukung lebih banyak perangkat untuk online secara bersamaan. 
  • Wi-Fi 5 (802.11ac)Standar ini memiliki kecepatan data hingga 6933 Mbit/dtk. 
  • Wi-Fi 4 (802.11n)Standar ini memiliki kecepatan data hingga 600 Mbit/dtk. 
  • Wi-Fi 3 (802.11g)Standar ini dirilis pada tahun 2003. 
  • Wi-Fi 2 (802.11a)Standar ini dirilis pada tahun 1999. 
Standar Wi-Fi 7 baru saja diluncurkan dengan kecepatan hingga 5,8 Gbps. 

KESIMPULAN

Standar jaringan nirkabel adalah standar yang mengatur protokol untuk menghubungkan perangkat nirkabel dari berbagai produsenStandar ini memastikan bahwa perangkat nirkabel dapat berkomunikasi satu sama lain. 
Standar jaringan nirkabel yang paling umum digunakan adalah standar Wi-Fi. Standar Wi-Fi merupakan bagian dari protokol 802.11 yang dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE). 
Standar jaringan nirkabel memiliki beberapa fungsi, di antaranya: 
  • Menjamin interoperabilitas, yaitu memastikan perangkat dari berbagai vendor dapat bekerja bersama
  • Menjamin kompatibilitas mundur, yaitu memastikan perangkat baru dapat bekerja dengan perangkat yang sudah ada
  • Menentukan kecepatan jaringan nirkabel
  • Menentukan seberapa luas jangkauan sinyal Wi-Fi
Jaringan nirkabel menggunakan gelombang elektromagnetik, seperti gelombang radio, gelombang mikro, dan cahaya infra merah, untuk mengirimkan data antar perangkat. 

Comments